Laman

Minggu, 29 Juni 2014

How do you think about the general election this year


I think this election is full of choices, I as voters for the presidential election this year, as a youth I was very concerned about the future of elections this year, though I actually do not understand politics, I know that sounds right to me is very important for the progress of this country, I just wish that I can later choose to build this country into a unitary state, fair, prosperous and prosperous.

menurut saya pemilu tahun ini penuh dengan pilihan, saya sebagai pemilih pemula untuk pemilihan umum presiden tahun ini, saya sebagai pemuda masa depan sangat peduli akan pemilu tahun ini, walaupun saya sebenernya tidak mengerti dengan politik, saya tahu bahwa suara hak saya sangat penting untuk kemajuan negara ini, saya cuma berharap yang saya pilih nanti bisa membangun negeri ini menjadi negara yang kesatuan, adil, makmur dan sejahtera.

Commands and Commands Negative



1.     Commands
Berisikan perintah kepada seseorang untuk mengerjakan suatu hal tertentu. Ciri kalimat ini adalah dipergunaknnya kata kerja bentuk pertama pada awal kalimat jika perintah tersebut berupa kata kerja. Sedangkan jika perintah berupa kata sifat, maka kita pergunakan be pada awal kalimat yang kemudian diikuti oleh kata sifat (adjective), dan juga diikuti oleh kata keterangan (adverb), atau kata benda (noun). Perhatikan contoh berikut:
a.      Perintah berupa kata kerja (verb)
-        Go home and take a rest. You’ll fine.
-         Take some pain pills, please!
-        See the doctor and get some medicines from the drugstore!
-         Eat breakfast in the morning. It’s very good for you!
b.     Perintah berupa kata sifat (adjective), kata keterangan (adverb), atau kata benda (noun)
-        Be careful and be sure! (adjective)
-        Be ready to go now! (adjective)
-        Be here as soon as possible! (adverb)
-        Be a good man! (noun)

2.     Negative Commands
Berisikan larangan yang ditujukan kepada seseorang agar tidak melakukan suatu hal  tertentu. Ciri kalimat itu adalah dipergunakannya don’t pada awal kalimat yang kemudian diikuti oelh kata kerja I ataau kita menambahkan be terlebih dahulu untuk kemudian diikuti oleh kata sifat, kata keterangan, ataupun kata benda.
a.      Larangan berupa kata kerja
-        Don’t go home!
-        Don’t take any pain pills!
-        Don’t see the doctor!
-        Don’t eat breakfast too much!
b.     Larangan berupa kata sifat, kata keterangan, kata benda.
-        Don’t be careless and be doubtful!
-        Don’t be lazy to go now!
-        Don’t be here so soon!
-        Don’t be bad boy. Everyone will hate you!
-         
3.     Negative Indirect Commands.
Adalah kalimat larangan langsung, dan negative indirect commands baisanya menggunakan kata kerja ask, tell, order, or say. Apabila di indirect commands kata kerja tadi diikuti oleh (to + verb) maka di negative indirect commands ditambahkan not sebelum to. Contoh:
-        I told Rachel not to walk that way to school
-        Abigail ordered Jerry not to pull her hair
-        Please ask the kids not to make so much noise
-        Sue asked the hairdresser not to sh orten her hair length

Negative Adverb

Pengertian Negative Adverb
Negative adverb adalah adverb (kata keterangan) yang menghasilkan arti negatif di dalam suatu kalimat. Negative adverb umumnya digunakan untuk menyatakan seberapa sering suatu aksi terjadi. Dengan kata lain kata keterangan ini merupakan adverb of frequency. 

Contoh Negative Adverb:
barely, hardly (ever), never, no, not, scarcely, seldom, rarely
Karena sudah ‘membawa’ arti negatif, maka tidak perlu ditambahkan kata ‘not’ lagi untuk menghasilkan pernyataan yang kontradiktif atau kalimat negatif.

Contoh ‘Double’ Negative:
The worker do not hardly come on time. (Pekerja itu jarang datang tepat waktu.)

Posisi Negative Adverb
Negative adverb yang merupakan adverb of frequency, biasanya digunakan untuk menerangkan verb (kata kerja) atau adjective (kata sifat).

Contoh Kalimat Negative Adverb:
Fungsi
Contoh Kalimat Negative Adverb
menerangkan verb
I never touch her diary.
(Saya tidak pernah menyentuh buku hariannya.)
menerangkan adjective
The woman is seldom sad.
(Wanita itu jarang sedih.)
Kata keterangan ini dapat ditempatkan sebelum verb, setelah to be, diantara auxiliary verb dengan main verb, atau diawal kalimat (berlaku untuk “never” ketika digunakan pada imperative sentence atau berlaku juga untuk beberapa yang lain pada inverted word order). Lihat contoh di Adverb Placement.

Contoh Kalimat Negative Adverb
Berikut beberapa contoh kalimat negative adverb.
No
Contoh Kalimat Negative Adverb
1
Marti rarely drinks coffee.
(Marti hampir tidak pernah minum kopi.)
2
Do you hardly ever get sick?
(Apakah kamu hampir tidak pernah jatuh sakit?)
3
The students seldom ask questions during classes.
(Siswa-siswa tersebut jarang mengajukan pertanyaan selama kelas berlangsung.)
4
She barely knows how to read compass and map.
(Dia hampir tidak tahu bagaimana bagaimana membaca kompas dan peta.)
5
Never have I eaten such a delicious pies.
(Saya tidak pernah makan kue selezat ini.)


Adverb



Pengertian Adverb
Adverb adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan verb (kata kerja), adjective (kata sifat), maupun adverb lain. Kata keterangan bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech yang mungkin berbentuk sederhana (fast, there, usually), atau berbentuk frasa. Frasa adverb, disebut adverb phrase, dapat berupa kata keterangan dengan qualifier atau kelompok kata seperti: prepositional phrase atau infinitive phrase (very fast, at the office, to be better)

berikut macam, fungsi, dan contoh adverb.
  1. Time (waktu): menyatakan waktu terjadinya suatu kegiatan/peristiwa (now, today, yesterday).
  2. Manner (cara): menyatakan cara suatu kegiatan dilakukan atau peristiwa terjadi (automatically, beautifully, fast). 
  3. Degree (derajat): menyatakan sampai seberapa jauh (tingkatan atau derajat) suatu kegiatan/peristiwa (absolutely, barely, really). 
  4. Modality (harapan): menyatakan tingkat keyakinan/harapan (likely, maybe, probably). 
  5. Frequency (frekuensi): menyatakan seberapa sering suatu kegiatan atau peristiwa dilakukan atau terjadi (always, often, rarely). 
  6. Place & Direction (tempat & arah): menyatakan tempat dan arah terjadinya suatu kegiatan/peristiwa (here, in, somewhere) 
  7. Purpose: menjawab pertanyaan “why” (for a reason, to buy some clothes).
  8. Focus: menunjukkan bahwa apa yang dibicarakan terbatas pada bagian yang difokuskan (also, just, only).
       Contoh Kalimat Adverb:  
  1. Please call me later, I’m studying now. (Tolong hubungi saya nanti, saya sedang belajar sekarang. 
  2. He is watching the football match there. (Dia sedang menonton pertandingan sepakbola disana.)
Adverb Placement & Order
Adverb Placement: adverb mungkin dapat ditempatkan di awal (Maybe I call her tonight), tengah (They’ve recently went home), atau akhir kalimat (He always drives fast). Jika ada lebih dari satu kata keterangan di dalam suatu kalimat, kita perlu mengikuti aturan adverb order: manner – place – frequency – time – purpose.
Contoh Kalimat Adverb Order:
I took the cooking course for three days every week last month. (Saya mengambil kursus memasak selama tiga hari seminggu bulan lalu.
Adverbial Clause
Adverbial Clause merupakan dependent clause yang berfungsi sebagai kata keterangan dan memberikan informasi tentang verb, adjective, atau kata keterangan lain pada independent clause di dalam suatu complex sentence.

Contoh Kalimat Adverbial Clause:
When he didn’t come last night, he notified by phone. (Ketika dia tidak datang semalam, dia mengabari melalui telepon.)
Mempersingkat adverbial clause (reduced adverbial clause) dapat dilakukan dengan syarat di dalam complex sentence hanya terdapat satu subject.

Contoh Kalimat Reduced Adverbial Clause:
When not coming last night, he notified by phone. (Ketika tidak datang semalam, dia mengabari melalui telepon.)