Halaman

Senin, 14 Oktober 2013

SEJARAH SAMSUNG (SOFSKILL)




SEJARAH SAMSUNG
Sejarah Samsung bermula pada tahun 1938 dimana Lee Byung-Chull (1910-1987) berasal dari keluarga pemilik tanah yang luas di daerah Uiryeong datang ke kota Daegu dan mendirikan Samsung Sanghoe, sebuah perusahaan perdagangan kecil dengan empat puluh karyawan yang berlokasi di Su-dong (sekarang Ingyo-dong).  Perusahaan yang di bangun Lee mengalami kemajuan dan ia memindahkan kantor pusatnya ke Seoul pada tahun 1947. Ketika pecah Perang Korea, Lee terpaksa meninggalkan Seoul dan memulai penyulingan gula di Busan sebagai nama Cheil Jedang. Setelah perang, pada tahun 1954, Lee mendirikan Cheil Mojik dan membangun pabrik di Chimsan-dong, Daegu sebagai pabrik wol.
Lee berusaha mendirikan Samsung sebagai pemimpin industri dalam berbagai bidang, seperti asuransi, sekuritas, dan ritel. Pada akhir 1960-an, Samsung Group mulai berkembang menjadi industri elektronik dan membentuk divisi elektronik, seperti Samsung Electronics Co Devices, Samsung Electro-Mechanics Co, Samsung Corning Co, dan Samsung Semiconductor & Telecommunications Co, dan membuat fasilitas di Suwon. Produk pertama adalah satu set televisi hitam-putih. Pada tahun 1980, Perusahaan Samsung membeli Hanguk Jeonja Tongsin di Gumi, dan mulai membangun perangkat telekomunikasi. Produk awalnya adalah Switchboards. Fasilitas ini telah berkembang menjadi sistem manufaktur telepon dan faks dan menjadi pusat manufaktur ponsel Samsung. Mereka telah menghasilkan lebih dari 800 juta ponsel. Perusahaan mereka dikelompokkan bersama di bawah Samsung Electronics Co, Ltd pada 1980-an.
Pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, Samsung Electronics berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan, investasi yang penting dalam mendorong perusahaan untuk terdepan dalam industri elektronik global. Pada tahun 1982, Samsung membangun sebuah pabrik perakitan televisi di Portugal, pada tahun 1984, samsung membangun sebuah pabrik di New York, pada tahun 1985, samsung membangun sebuah pabrik di Tokyo, pada tahun 1987, samsung membangun fasilitas di Inggris, dan fasilitas lain di Austin pada tahun 1996. Secara total, Samsung telah menginvestasikan $ 5,6 milyar di Austin – sejauh ini merupakan investasi asing terbesar di Texas dan salah satu investasi asing tunggal terbesar di Amerika Serikat. Investasi baru samsung di Austin totalnya menjadi lebih dari $ 9 miliar.
Samsung mulai bangkit sebagai perusahaan internasional pada 1990-an. cabang konstruksi Samsung mendapatkan kontrak untuk membangun satu dari dua Petronas Towers di Malaysia, Taipei 101 di Taiwan dan Khalifa Burj di Uni Emirat Arab. Pada tahun 1993., Lee Kun-hee menjual sepuluh anak perusahaan Samsung Group, dirampingkan perusahaan, dan operasi lainnya bergabung untuk berkonsentrasi pada tiga industri yaitu elektronik, teknik, dan bahan kimia. Pada tahun 1996, Grup Samsung membeli kembali Sungkyunkwan University foundation.

Dibandingkan dengan perusahaan besar Korea lainnya, Samsung selamat dari krisis keuangan Asia tahun 1997 yang relatif tidak berpengaruh besar. Namun, Samsung Motor dijual kepada Renault karena mengalami kerugian yang signifikan. Pada tahun 2010, saham Renault Samsung 80,1 persen dimiliki oleh Renault dan 19,9 persen dimiliki oleh Samsung. Selain itu, Samsung memproduksi berbagai pesawat dari tahun 1980-an 1990-an. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1999 sebagai Korea Aerospace Industries (KAI), hasil penggabungan antara lalu tiga divisi aerospace domestik utama Samsung Aerospace, Daewoo Heavy Industries, dan Hyundai Space dan Aircraft Company.
Samsung menjadi produsen terbesar memory chips di dunia pada tahun 1992, dan pembuat chip dunia terbesar kedua setelah Intel. Sepuluh tahun kemudian, Samsung tumbuh menjadi produsen terbesar di dunia membuat panel layar liquid-crystal. Pada tahun 2006, S-LCD didirikan sebagai perusahaan patungan antara Samsung dan Sony dalam rangka menyediakan pasokan yang stabil dari panel LCD untuk mereka dan mengoperasikan pabrik-pabrik serta membangun fasilitas di Tangjung, Korea Selatan.
Samsung Electronics mengungguli Sony sebagai salah satu merek yang paling populer di dunia konsumen elektronik pada tahun 2004 dan 2005, dan sekarang peringkat ke 19 di dunia secara keseluruhan. Samsung menjadi perusahaan terbesar kedua setelah Nokia dengan volume dunia produsen ponsel terutama pangsa pasar terkemuka di Amerika Utara dan Eropa Barat.

Keberhasilan Samsung sebagai sebuah penyedia teknologi terus berkembang melalui delapan puluhan seperti Samsung Electronics telah bergabung dengan Samsung Semikonduktor dan Telekomunikasi. Dengan cara ini diaspal menuju terus kuat di pasar internasional dengan produk teknologi tinggi yang akan menjadi pokok di setiap rumah. Perkembangan ini berlanjut saat dekade berikutnya sebagai Samsung terus melampaui batas dan restrukturisasi rencana bisnis untuk mengakomodasi adegan global. Mengadopsi bentuk baru manajemen terbukti menjadi perpindahan yang bijaksana bagi perusahaan sebagai produk berjalan mereka pada daftar harus top-have dalam berbagai bidang mereka. TV-LCD, tabung gambar, printer Samsung dan produk teknologi tinggi lainnya akuisisi menjadi terkenal karena mereka berkualitas tinggi. Ketika Samsung berkelana ke industri LCD pada tahun 1993, menjadi yang terbaik di dunia.

Metode yang sangat baik perusahaan pengendalian kualitas inilah yang membuatnya berhasil dalam menyediakan hanya produk terbaik untuk seluruh dunia. Ini berlaku sebuah "Berhenti Line" sistem dimana setiap orang bisa menghentikan proses produksi dalam hal bahwa produk ditemukan kurang lancar.

Untuk saat ini, terus Samsung mempertahankan statusnya sebagai operator terbaik di dunia "itu" teknologi. Its tenaga kerja berkualifikasi tinggi masih mengupayakan yang terbaik dalam bidangnya masing-masing membuat keseluruhan perusahaan sukses besar dalam pembuatan. Rahasia sukses terus perusahaan dalam peningkatan konstan struktur manajemen dan penerapan filosofi-nya: "Kami akan mencurahkan sumber daya manusia dan teknologi untuk menciptakan produk dan jasa, sehingga memberikan kontribusi kepada masyarakat global yang lebih baik."

Sejarah Samsung bermula pada 1938, saat Samsung masih menjadi perusahaan yang mengekspor ikan kering dan hingga kini berkembang ke ranah mobile. Kesuksesan terbaru Samsung sepertinya akan terus berlanjut dengan kehadiran smartphone Galaxy S IV yang akan diluncurkan pada Kamis (14/3), waktu setempat, di New York.
Berikut beberapa pencapaian gemilang Samsung, seperti dilansir dari Apple Insider, Rabu (13/3/2013):

1.      Televisi
Sebelum sukses di ranah ponsel, penting untuk mengingat bahwa Samsung memiliki sejarah panjang sebagai produsen barang-barang elektronik, terutama televisi. Bersama dengan Sharp dan LG, Samsung secara konsisten membuat layar terbaik untuk televisi HD.
2.      Smart TV
Samsung juga melakukan berbagai hal menarik dengan Smart TV yang terhubung ke internet. Perusahaan tersebut memperkenalkan antarmuka baru untuk TV besutannya di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2013, yang mempermudah pengguna menemukan konten.
3.      Komponen elektronik
Di balik layar, Samsung juga membuat banyak komponen sendiri seperti prosesor dan layar untuk perangkat mobile, serta menjualnya ke berbagai perusahaan, termasuk Apple. Semua bidang usaha yang dijelajahi ditambah dengan divisi mobile yang menguntungkan, membuat Samsung membutuhkan uang yang tidak sedikit untuk memasarkan produk-produknya.
4.      Ponsel
Kisah yang paling menarik dimulai pada Maret 2010 ketika Samsung memperkenalkan Galaxy S, ponsel andalan pertama perusahaan itu. Saat itu, Galaxy S secara luas dianggap sebagai salah satu alternatif terbaik untuk iPhone 3GS.

Menurut keterangan Samsung, Galaxy S berhasil terjual 10 juta unit pada tahun pertama meluncur.
5.      Tablet
Samsung memperkenalkan Galaxy Tab pada September 2010. Sebagian besar orang menganggap bahwa tablet Android 7 inci bisa menjadi alternatif pertama iPad.
6.      Galaxy Tab jadi Rival Serius 
Setelah meluncur, ternyata Galaxy Tab berhasil menarik perhatian salah satu petinggi Apple, yakni Vice President Eddy Cue. Konon, Cue menulis email kepada Steve Jobs, Phil Schiller, dan Tim Cook, untuk mengatakan bahwa mereka harus mempertimbangkan membuat tablet yang lebih kecil seperti Galaxy Tab.

Jobs dilaporkan bersikap terbuka dengan usulan Cue tersebut. Email tersebut dirilis dalam sidang paten perseteruan Apple dan Samsung pada tahun lalu. Terlepas dari pengaruh Galaxy Tab atau tidak, tapi yang pasti Apple akhirnya meluncurkan iPad Mini 7,9 inci pada 2012.
7.      Evolusi Galaxy Tab
Lini Galaxy Tab dengan cepat berevolusi dan hadir dengan berbagai ukuran layar. Pada 2011, misalnya, hadir versi 10,1 inci dan 8,9 inci. Galaxy Tab 10.1 pun menjadi tablet andalan Samsung.
8.      Galaxy S II
Selanjutnya, smartphone andalan Samsung ialah Galaxy S II yang memulai debut pada 2011. Ponsel itu memilii performa yang lebih baik dibanding pendahulunya, serta memiliki tampilan lebih besar dan prosesor lebih cepat. Saat itu, banyak yang menganggap Galaxy S II sebagai salah satu ponsel terbaik Android.
9.      Galaxy Note
Samsung meluncurkan kategori produk baru pada Oktober 2011 yaitu Galaxy Note. Perangkat tersebut termasuk dalam kategori phablet yakni persilangan antara smartphone dan tablet. Note memiliki layar 5,3 inci dan dilengkapi stylus untuk menggambar dan mencatat.

Meskipun awalnya menyorot perhatian kritikus karena ukurannaya yang terlalu besar, tapi Samsung berhasil menjual sekira 10 juta unit Galaxy Note. Alhasil, penjualan tersebut sekaligus membuktikan ada permintaan dari kosumen terhadap ponsel dengan ukuran layar "raksasa".
10.   Persaingan
Samsung bukan satu-satunya produsen perangkat mobile dengan kualitas yang baik, perusahaan perangkat Andorid lainnya seperti HTC, LG, dan Motorola, juga memiliki produk yang tak kalah baik. Samsung memerlukan cara untuk membedakan pasukan Galaxy-nya dari rangkaian perangkat Android lain dan membuktikan bahwa ponsel tersebut bisa menjadi alternatif untuk iPhone.

Untuk itu, Samsung pun menyiapkan pundi-pundi yang tak sedikit dan memulai kampanye pemasaran yang agresif dan mahal.
11.   Persaingan dengan Apple
Seiring kesuksesan di pasar ponsel, pada November 2011, Samsung memulai kampanye pemasaran yang secara terang-terangan menyindir produk-produk dan pembeli produk Apple. Kisah itu masih berlanjut hingga saat ini dengan menunjukkan berbagai hal yang bisa dilakukan ponsel Galaxy dan yang tidak bisa dilakukan iPhone.
12.   Galaxy S III
Samsung meluncurkan ponsel ketiga andalannya, Galaxy S III, pada Mei 2012. Ponsel itu memiliki layar lebih besar dibanding pendahulunya dengan ukuran 4,8 inci. Dikemas dengan banyak fitur pintar, Galaxy S III telah terjual sebanyak 40 juta unit pada Januari 2013.
13.   Pencapian Galaxy S
Samsung mengumumkan pada Januari 2013, bahwa perusahaan itu telah menjuadl 100 juta perangkat Galaxy S sejak pertama diluncurkan pada Maret 2010.
14.   Penerus Galaxy Note
Seiring dengan kesuksesan Galaxy Note, Samsung meluncurkan sang penerus yakni Galaxy Note II pada 2012. Phablet terbaru itu memiliki layar 5,5 inci. Galaxy Note II juga memiliki beberapa fitur baru seperti kemampuan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus dalam satu layar.
15.   Samsung dan Apple 
Setelah beberapa bulan menyindir Apple melalui iklan, Samsung kembali melakukan hal yang sama ketika iPhone 5 meluncur. Beberapa hari setelah iPhone 5 diumumkan, Samsung mempublikasikan untuk membandingkan fitur dari kedua ponsel.

Samsung mengkritik iPhone 5 karena menggunakan jenis plug pengisian baterai berbeda dan RAM yang tidak sebesar Galaxy S III.
16.   Perluas lini Note
Samsung memperluas lini Galaxy Note pada akhir 2012 dan awal 2013 dengan menghadirkan ukuran tablet. Adalah Galaxy Note 10.1 dan 8.0 yang kini bersaing langsung dengan iPad dan iPad Mini Apple.

Intinya, dari serangkaian pemasaran agresif ditambah dengan produk-produk hebat, berhasil mengubah Samsung menjadi perusahaan yang sukses dalam dunia teknologi. Kerja keras Samsung pun terbayar dengan banyaknya pengapalan smartpohne yang dilakukan.